Nama dari burung lovebird mengacu pada sembilan spesies dari jenis Agapornis. Delapan dari spesies ini berasal dari benua Afrika, dengan yang kesembilan yang berasal dari pulau Madagaskar. Tiga spesies lovebird yang Peachfaced (lovebird muka salem), Masked (lovebird dakocan), dan Fischeri(lovebird kacamata), relatif umum di penangkaran. Spesies lain nya selain 3 species diatas masih cukup langkah untuk dipelihara. Jadi berikut adalah jenis lovebird umum dan yang jarang ditemukan beserta panduan gambarnya


jenis lovebird

Jenis lovebird yang umum ditemukan
1. Lovebird kacamata dakocan

Lovebird yang mempunyai nama latin agapornis personata jenis lovebird dakocan ini biasanya berbulu hijau, yang dimana dahi dan pipi depan berwarna hitam kecoklatan. Warna kehitaman terlihat pada bagian kepala burung sedangkan bagian leher dan dada burung berwarna kuning dengan bulu ekor berwarna hijau dan kaki abu-abu. Asal habitat asli burung ini adalah : Tanzania - Benua Afrika. ( lengkapnya baca mengenal lebih jauh lovebird dakocan )

2. Lovebird muka salem
Lovebird yang mempunyai nama latin agapornis roseicollis jenis lovebird muka salem ini umumnya mempunyai bulu berwarna berwarna hijau dan pada badanya, dahi dan belakang mata berwarna merah, pada sayap bagian bawah berwarna kebiruan sedangkan paruhnya berwarna kuning dengan kaki berwarna abu-abu. Habitat aslinya adalah daerah : Afrika Barat.

3. LoveBird kacamata fischeri
Lovebird yang mempunyai nama latin agapornis fischeri jenis lovebird kacamata fischeri biasanya mempunyai punya bulu hijau dan lebih kekuningan di tubuh bagian bawah. Kaki lovebird kacamata fischeri warnanya abu-abu sedangkan paruh dari lovebird ini berwarna merah sedang bagian Dahi, pipi dan kerongkongan warnanya oranye, bulu kepala bagian bawah berwarna hijau. Warna kuning terdapat di dada atas dan kerah sekitar leher dengan ekor biru muda. asal Habitat lovebird ini adalah Tanzania – Benua Afrika.

Jenis lovebird yang jarang ditemukan

4. Lovebird kerah hitam,
Jenis lovebird yang mempunyai nama latin agapornis swinderniana ini Disebut kerah hitam karena ada warna hitam pada bagian leher walaupun terkadang warna hitam itu hanya terlihat sedikit, terutama pada lovebird jantan. Pada bulunya umumnya berwarna hijau dengan bagian punggung berwarna biru.Paruhnya berwarna abu-abu kehitaman sedangkan pada bagian kaki berwarna kuning kehijauan. (baca ciri perbedaan antara lovebird jantan dan betina ) Lovebird ini banyak ditemukan di Afrika Tengah dan sebagian di Afrika Barat.

5. Lovebird muka merah,
Lovebird yang mempunyai nama latin agapornis pullaria memang Sesuai dengan namanya jenis lovebird ini memang punya warna merah atau oranye pada bagian dahi/wajah. Lovebird jantan biasanya mempunyai bulu berwarna hijau kekuningan di bagian bawah sedang sayapnya berwarna hitam dengan ekor berwarna hijau. Lovebird betina berwarna merah muda pada bagian muka sedangkan warna hijau ada di bagian bawah sayap. Perbedaan lainnya antara jantan dan betina terletak pada bulu di bawah sayap.Burung Lovebird betina bewarna hijau sedangkan Lovebird jantan berwarna hitam. Habitat asli Afrika tengah dan barat.

6. Lovebird Abisinia
Lovebird yang mempunyai nama latin agapornis taranta ciri khas dari jenis lovebird abisinia adalah terletak pada warna hitam pada bagian bawah sayap sedangkan bulu tubuhnya umumnya berwarna hijau kekuningan di bagian bawahnya. dahi dan lingkar mata lovebird jantan berwarna merah sedangkan betina berwarna hijau. Perbedaan yang lain antara pejantan dan betina adalah pada warna bulu secara keseluruhan. Kampung halaman dari lovebird ini adalah : Ethiopia – Benua Afrika.

7. Lovebird kacamata pipi hitam
Lovebird yang mempunyai nama latin agapornis nigrigenis jenis lovebird spesies kacamata pipi hitam punya bulu hijau sedangkan pada dahi depannya berwarna coklat kemerahan. Pada badan bagian atas berwarna oranye lembut dengan ekor warana hijau dan kaki abu-abu. Lingkar matanya berwarna putih sedang pada paruh bagian atas terdapat bercak hitam, dan warna hitam terlihat jelas pada bagian pipi. Negara asal burung jenis lovebird kacamata pipi hitam telah membatasi ekspor lovebird ini sehingga jenis ini sulit ditemui di pasaran. Kampung halaman lovebird ini adalah : Zimbabwe dan Zambia – Afrika.

8. Lovebird Madagaskar
Lovebird yang mempunyai nama latin agapornis cana spesies lovebird kepala abu-abu ini mempunyai bulu di tubuh dan ekor umumnya berwarna hijau kekuning kuningan. Bagian bawah kepala, dada, kaki, leher & paruh berwarna berwarna abu-abu. Perbedaan pejantan dan betina adalah di bagian Bulu di bawah sayap, burung yang berkelamin betina bewarna hijau dan lovebird berkelamin berwarna hitam. Satu satunya jenis lovebird yang hanya ditemukan di madagaskar.

9. Lovebird kacamata nyasa
Lovebird yang mempunyai nama latin agapornis lilianae jenis atau spesies lovebird kacamata nyasa pada umumnya punya bulu hijau. Lingkar mata putih dengan paruh merah tua, sedang kaki berwarna abu abu. Tubuh bagian bawah, dahi dan kerongkongan lovebird ini berwarna oranye dengan mahkota berwarna merah kekuningan. Habitat love bird ini berasal dari Tanzania, Malawi, dan Mozambique – Benua Afrika.

sumber;  http://toko-lovebird.blogspot.com/2014/08/9-jenis-jenis-dari-lovebird-umum-dan.html

Lovebird Pastel Kuning

Ada 2 jenis dari lovebird fisheri kuning yaitu Dilute Kuning and Pastel kuning, loh jadi apa bedanya? untuk lovebird yang mempunyai warna kuning yang soft dinamakan lovebird pastel kuning jika lovebird itu mempunyai warna yang lebih soft lagi dari pada pastel dinamakan dilute. Untuk warna pastel biasanya belakang dan sayap dengan perut menjadi warna yang sedikit lebih hijau sedangkan dilute kuning biasanya lovebird ini lebih didominasi oleh warna kuning dan sedikit warna hijau di bagian perut. Berikut beberapa contoh gambar lovebird dilute kuning dan pastel kuning
Untuk agan yang mau membuka usaha di bidang peternakan, saya akan bagi nih info nya tentang bagaimana Tata Cara Beternak Burung kacer Yang Baik Dan Benar, apalagi jiga agan adalah seorang pemula di bidang ini tentunya ilmu ini akan sangat bermanfaat sekali, jadi baca semua artikel ini sampai tuntas biar semuanya jelas dan dapat di pahami.
Cara Beternak Burung kacer

Tata Cara Beternak Burung kacer Yang Baik Dan Benar


Memelihara burung adalah suatu hal yang menyenagkan tapi akan lebih menyenangkan lagi jika kita bisa memanfaatkan hoby kita ini menjadi pundi-pundi rupiah atau penghasilan buat kita, karena saat ini penggemar burung makin meningkat saja jadi ga ada salah nya jika kita ikut andil dalam hal itu yaitu sebagai peternak burung.

Ada beberapa langkah atau hal yang perlu kita persiakan dalam beternak kacer ini Yang pertama mungkin adalah dua ekor burung kacer untuk indukan tentunya jantan dan betina dan itu pun harus yang benar-benar siap ternak dan burung kacer yang sudah siap ternak yaitu yang usia nya sudah mencapai 1 tahun untuk jantan dan 10 bulan untuk betinanya.

Kemudian selanjut nya buatkan tempat atau kandang untuk mereka tinggal, dan itu bisa di buatkan dari kayu atau bambu terserah agan mau pake yang mana dan untuk ukurannya yaitu panjang nya 1 meter lebar nya 1 meret dan tinggi nya 1 meter, itu untuk ukuran sedang namun jika agan mempunyai lahan atau tempat yang luas bisa di buatkan 2x2x2, dan buatkan juga sebuah kotak didalam nya dengan ukuran 15x15x15 cm untuk menyimpan telur dan tempat mengeraminya.

Jika semua bahan yang di perlukan sudah siap lakukan perjodohan yaitu dengan cara mendekatkan kedua burung kacer yang mau di jodohkan setiap saat siang dan malam, dan jangan lupa untuk memberikan makanan EF (Extra Fooding) seperti jangkrik dan kroto selain voor tentu nya, untuk mempercepat birahi nya naik berikan EF yang maksimal minimal 20 sampai 30 ekor perhari nya.

Burung kacer yang siap ternak bisa di lihat jika burung sudah berkicau terus menerus dengan keras untuk jantan dan betina nya akan menjawab atau membalas kicauan nya itu berarti tandanya burung kacer siap untuk di masukan ke tempat yang telah di buat tadi.

Tapi setelah agan memasukan kedua burung kacer tersbut ke dalam kandang, perhatikan terus tingkah lakunya jika kedua burung akur tidak ada yang yang di kejar kita tinggal mengontrol pakan nya saja, namun jika salah satu nya ada yang dikejar-kejar kita bisa mengatasi nya dengan mengurangi EF salah satu nya, jika yang mengejar jantan itu tanda nya birahi nya sudah tinggi dan kurangi EF nya untuk si jantan, begitu pun jika betina nya yang mengejar.

Sebagai catatan saja tempat ternak burung kacer ini usakan simpan di tempat yang sepi jauh dari keramaian atau dari lalu lintas manusia karena bisa mengganggu nya, jadi simpan di tempat yang sepi dan kalau bisa di bagian kotak tempat telur nya simpan lampu untuk menghangatkan tempat tersebut, agar membantu pengeraman supaya berhasil atau menetas karena jika cuaca nya dingin biasanya nya telur tidak bisa menetas mengkipun di erami oleh induk nya.
- See more at: http://hewan.co/tata-cara-beternak-burung-kacer-yang-baik-dan-benar.html#sthash.2oqFnXeR.dpuf
Selamat datang kembali di blog sipendik, kali ini kami mengulas tentang Rahasia Sukses Ternak Lovebird Untuk Pemula. Tentunya bagi Anda yang pecinta burung sudah tidak asing lagi dengan jenis burung yang satu ini, bentuknya yang cantik dan unik menjadikan burung ini sebagai salah satu burung yang patut untuk dipelihara.

Pada tahun 2013 yang lalu burung cinta ini sempat mengalami penurunan harga, sehingga membuat kecemasan bagi peternak maupun orang yang hobby mengoleksi burung. Namun di tahun ini, harganya sudah mulai pulih kembali karena memang burung ini memiliki keistimewan yang sulit untuk ditandangi jenis burung-burung lain.

Oke, mari kita langsung ulas langkah-langkah pelihara atau ternak lovebird si burung cinta

1. Persiapan kandang atau sangkar

Persiapkan perlengkapan untuk kandang lovebird menggunakan kawat ram atau jenis sangkar besi dengan ukuran PxLxT 50x50x50 cm yang bisa digunakan untuk sepasang lovebird. Selain itu persiapkan pula tempat untuk bertelur dengan memakai kotak kayu dengan ukuran PxLxT 25x20x25 cm dan jangan lupa pasang tempat tenggeran burung.

2. Pemilihan Bibit Lovebird

Di Indonesia terdapat berbagai macam jenis lovebird mulai dari lovebird mawar, fisher lovebird, dan lovebird leher kuning. Dari jenis-jenis lovebird yang kami sebutkan tersebut, semuanya memiliki sifat not sexually dimorphic yang artinya antara si jantan dan betina mempunyai bentuk yang sama atau bisa dikatakan kembar identik. Dilihat secara fisik memang burung lovebird cukup susah untuk dibedakan, diperlukan pengalaman serta teknik khusus.

Kadang kala peternak tertipu dengan sepasang lovebird yang kelihatannya kawin namun ternyata kedua burung tersebut mempunyai jenis kelamin yang sama. Cara membedakan kelaminnya yaitu memasangkan sepasang lovebird dalam satu sangkar, jika dalam 2 minggu setelah masa kawin tidak menghasilkan telur maka jenis lovebird yang dipasangkan tadi bisa dibilang berkelamin jantan. Namun jika dalam 2 minggu lovebird bertelur lebih dari 6 butir bisa diindikasikan jenis lovebird tersebut betina semua. Pada umumnya peternak membedakan jenis kelamin jantan dan betina burung lovebird dengan cara meraba tulang belakangnya. Jika kedua jarak tulang supitnya renggang dan terasa lentur, maka diprediksi burung tersebut berkelamin betina. Sedangkan untuk jenis kelamin jantan tulang supit nya sempit dan terasa agak keras. Namun cara di atas belum tentu benar 100%, cara yang paling tepat dan benar adalah melalui tes darah, namun cara ini dibutuhkan biaya yang tidak sedikit

3. Usia Produksi Lovebird

Usia ideal lovebird mulai bertelur yaitu pada usia 1 tahun. Meskipun bisa bertelur pada usia 8 bulan namun hasilnya kurang bagus dan sering terjadi kegagalan penetasan karena lovebird belum siap untuk bereproduksi.

4. Masa Perjodohan

Bagi Anda yang ingin memulai beternak lovebird perlu memperhatikan beberapa hal dalam masa perjodohan. Burung ini memiliki perilaku yang unik, hanya mau kawin pada satu pasangannya hingga ajal menjemput. Kalau manusia ibarat film romeo dan juliet :D . Maka perlu sebuah penanganan khusus agar kita bisa tepat dalam memilihkan pasangan hidup si burung cinta ini.

Cara penjodohan lovebird dengan mendekatkan kedua sangkarnya, masing-masing berda pada sangkar yang berbeda. Apabila kedua burung ini berdekatan selama 3 – 7 hari, bisa dipastikan sepasang lovebird tersebut berjodoh. Proses perjodohan akan berjalan lebih cepat jika lovebird memasuki masa birahi.

Ciri-ciri lovebird masuk masa birahi apabila ditandai dengan kicauan burung yang semakin nyaring, untuk pejantan terlihat begitu agresif dengan merunduk sambil membuka sayapnya dengan posisi ekor yang gerak naik turun. Apabila kedua pasangan sejoli ini sudah berjodoh, sebaiknya segera disatukan dalam satu sangkar penakaran.

Namun jika sudah disatukan, namun kedua burung saling bekejaran maka bisa dipastikan burung btersebut tidak cocok. Cobalah lakukan penjodohan ulang dengan lovebird yang lain. Atau jika Anda memiliki banyak lovebird atau paling tidak 5 pasangan, bisa dijadikan dalam satu kandang besar supaya bisa menemukan sendiri jodohnya. Jenis burung lovebird tidak mengenal istilah poligami atau poliandri seperti jenis burung lain. Biasanya kalau sepasang lovebird sudah berjodoh maka langsung masuk ke glodok untuk segera kawin dan bertelur. Jika demikian, Anda pun tinggal memindahkan ke lokasi penangkaran.

5. Telur dan Pengeraman

Pasang glodok pada kandang sebagai sarang untuk tempat bertelur lovebird. Jangan lupa bersiapkan juga alas pengeraman pada dasar glodok. Pada habitat aslinya lovebird membuat sarang dari bahan ranting pohon kecil, tangkai daun dan lainnya. Oleh karenanya buat alas kandang senyaman mungkin untuk lovebird dengan memberikan tangkai daun, ranting-ranting p0hon kecil, klobot (kulit jagung kering).

Pada umumnya sekali beranak lovebird bisa menghasilkan 4-6 butir telur. Anda tidak perlu khawatir apabila indukan tidak segera mengeram, karena biasanya lovebird akan segera mengerami ketika telur yang ketiga sudah keluar. Pada masa pengeraman, indukan betina biasanya sesekali keluar dari glodok untuk mencari makan, atau hanya sekadar merentangkan sayap.

6. Penetasan Telur

Masa pengeraman telur lovebird hingga menetas memerlukan waktu sekitar 21-23 hari. Ada sesuatu yang menarik pada masa penetasan, lovebird bisa membutuhkan waktu penetasan hingga 24 jam. Anda tidak perlu cemas, hal ini karena anak lovebird membutuhkan penyesuaian dengan lingkungan baru. Kami sarankan, Anda tidak perlu intervensi lovebird pada masa penetasan karena bisa menyebabkan anak lovebird tumbuh secara tidak normal. Biasanya pada masa pertama tidak semua telur lovebird bisa menetas semua. Hal ini wajar dan alami, Anda tidak perlu merisaukannya. Masa-masa produktif lovebird terjadi setelah masa telur yang kedua dan selanjutnya,

Terjadinya kemandulan pada telur lovebird terjadi karena indukan terlalu muda, kondisi kandang yang tidak bersih serta nutrisinya kurang dan gizi buruk. Apabila kemandulan berlangsung terus-menerus, maka Anda patut curiga. Periksa cangkang telur lovebird yag tidak menetas kemudian lihatlah perkembangan embrio telur tersebut. Apabila di dalam telur lovebird masih ada embrio namun setengah jadi, bisa diinkasikan terjadi kesalahan pada masa pengeraman telurnya atau bisa saja telurnya keluar sarang yang akhirnya telur tidak dierami induknya.

7. Pakan anak burung lovebird

Supaya produktifitas indukan lovebird meningkat, sebaiknya anak lovebird disapih (dipisah dari indukan) pada umur 10-14 hari. Hal ini juga memiliki keuntungan tersendiri karena anak lovebird bisa menjadi makin jinak yang akan meningkatkan nilai jual. Anda bisa meletakkan anak lovebird pada sebuah kotak dengan alas kain yang diterangi dengam lampu 5 watt untuk menjaga kehangatan anak lovebird.

Untuk pakan anak lovebird, Anda bisa memberikan bubur bayi instan yang tersedia di pasaran. Cara pemberiannya dengan mencampurkan menggunakan air hangat. Anak lovebird yang masih bayi menggunakan campuran pakan yang tidak terlalu kental, dengan bertambahnya umur sebaiknya tingkat kekentalan makanan ditambah. Anda bisa menggunakan jarum suntik untuk meloloh. Lakukan pemberian pakan 4 jam sekali secara teratur.

Sumber: https://www.sipendik.com/rahasia-sukses-ternak-lovebird-untuk-pemula/
Blogger Template Designer is a new way for you to easily customize the look of your blog. You can select a variety of templates, images, colors, and column layouts to make your blog an expression of you. To get to the Template Designer, just click on the drop-down menu of the gray Post List icon, and select Template. From there, you'll be able to choose and customize your template.

As you play around with the Template Designer, you’ll see a preview of how the blog will appear based on the choices you’ve made, which you can expand to by pressing the toggle to Expand Preview between the Blogger Template Designer dashboard and the preview. When you’re satisfied with the look of your blog, you can make them go live by pressing Apply to Blog in the top right hand corner of the Template Designer.

To get started with Blogger Template Designer, select a template for your blog from one of the professionally designed templates that are available. Each template appears as a large thumbnail that when clicked will show different variations on the template below that you can select by clicking on them. Note that clicking a new template will erase any customizations you’ve made on a previous template.

Once you’ve chosen a template, you can continue customizing the look of your blog.


No matter what template you are previewing in Template Designer, you can always see what is currently live on your blog by looking at the Live on Blog thumbnail in the Template Designer control panel. You can also click on it to reset the template in the Template Designer to the live version of your blog.


Background

Even though you’ve chosen a template, you can still change the way that it looks. Using Blogger Template Designer, you can choose the background color or image for your blog and then play with the color scheme. To start customizing your background, click on the thumbnail under Background Image.

One of the best new features of Template Designer is the ability to change the color of your background image. This is possible when a background image has transparency. You can tell that a background image is transparent because it has a checkerboard in the top right hand corner of the image.

Once you’ve selected your image, you can change the color of the background by clicking on Main Color Theme and then selecting the color of your choice.


You can only change the color of your background if the background is transparent. Also, if the template that you chose has a grey background, you cannot change its color.

In addition to selecting and personalizing your blog’s background image, you can also choose a color theme to apply to aspects of your blog, including text and links. You can do this by playing with the Main Color Theme or by choosing one of our Suggested Themes. Changing the color theme of your blog will change the colors for all aspects of the blog template that can be changed.

Note: If background image is not transparent, themes will alter the text color scheme of the blog
For information on uploading your own custom background image, please see our article on adding custom CSS to your blog.

Layout

You can choose a variety of layout options for your blog, from one to three columns. These layouts feature drag and drop functionality for gadgets. You will also have a variety of layout options for the blog footer as well.


If you want to add or remove gadgets or edit gadget settings, you cannot do this through Blogger Template Designer. Rather, you have to do this on the general Layout tab.

Adjust Width

You can change the width of the blog, and the right and left columns by dragging the slider for the different parts of blog layout. Note that the options you see here correspond to the type of layout that you chose. If, for example, you chose a blog with left and right columns, you will see both left and right column sliders. If, however, you chose a blog with only a left column, you will only see that option here.


Sumber:https://support.google.com/blogger/answer/176245